Siapa sih yang ga nonton final sea games
indonesia lawan malaysia? Kekalahan yang terasa pahit untuk ditelan oleh seluruh
suporter tim garuda muda. Dalam benak setiap orang pasti mempertanyakan apakah
kekalahan itu pantas atau tidak.
Selain di bidang pertandingan sepak bola,
Indonesia juga ternyata telah lama ‘kalah’ dari Malaysia di bidang industri
syariah. Malaysia telah mengembangkan industri syariah sejak tahun 1984
sedangkan Indonesia baru membangun Bank Syariah pertama pada tahun 1991 dan
asuransi syariah pada tahun 1994.(ib.eramuslim.com) Namun optimisme harus tetap di bangun, biarpun
perkembangan syariah di Indonesia masih belum sebanding dengan Malaysia yang
sudah jauh-jauh hari mengkukuhkan diri sebagai kiblat industri syariah,
Indonesa mulai
mengokohkan dirinya sebagai pusat Keuangan Syariah dunia. Bersama Iran,
Malaysia dan Arab Saudi, Indonesia masuk dalam Empat Besar Dunia berdasarkan
Islamic Finance Country Index yang diterbitkan di London.
Dari Empat Besar tersebut, Indonesia merupakan satu-satunya negara demokrasi terbesar dunia yang pertumbuhan keuangan syariah nya berorientasi pada sektor ritel, mikro dan consume.
Dari Empat Besar tersebut, Indonesia merupakan satu-satunya negara demokrasi terbesar dunia yang pertumbuhan keuangan syariah nya berorientasi pada sektor ritel, mikro dan consume.
Ditambah lagi, menurut Pengamat
Ekonomi Syariah Adiwarman Karim dalam Seminar Economic Outlook di Hotel
Borobudur, Jakarta, Rabu (16/11/2011), Indonesia berpeluang menjadi kiblat
dunia dalam hal empat industri. Antaralain industri busana muslimah, industri
makanan-minuman halal, industri media berkonten religi dan industri keuangan
syariah.(finance.detik.com)
Sudah
saatnya kita menghidupkan semangat optimisme dalam membangun sebuah nama baik
Indonesia di mata dunia. Kita hadirkan kembali semangat kuat dari pemimpin
besar kita, Soekarno, yang mengatakan bahwa kita harus bisa ‘berdikari’
(berdiri di kaki sendiri) yang artinya kita harus percaya pada kemampuan diri
sendiri demi membangun bangsa ini.
Jangan
terlalu terpaku pada kekalahan-kekalahan di masa lalu. Mari kita pandang masa
depan dengan penuh semangat dan masa kini sebagai perjuangan mencapai suatu
kebanggaan yang akan membesarkan nama bangsa kita ini. Dengan jumlah penduduk
muslim terbanyak di dunia, dengan potensi yang ada, patut diyakini bahwa disana
masih ada orang-orang kreatif yang bisa membuat gebrakan besar di bidang industri
berbasis syariah.
Tugas
para pembela garuda bukan hanya dibidang sepakbola, ayo kita kalahkan mereka
yang membuat kita malu di kandang sendiri dengan bergelut di bidang lain yaitu
bidang Industri Syariah yang akan membuat Indonesia disegani oleh negara-negara
lain di dunia.
No comments:
Post a Comment