Ada kejadian lucu sebelum saya tiba di tempat les. Ini murni akibat dari keterlambatan otak saya dalam mencerna data dan menghitung. Saya disarankan ayah untuk pergi setengah jam lagi mengingat perjalanan kesana hanya butuh waktu satu jam dan saat itu masih dua jam sebelum kelas dimulai. Saya tetap berangkat karena mengira jalanan akan macet (as we all know, Sunday is full of traffic jam with Jakartaners flooding Bandung's road) dan akan tersasar mengingat saya akan mencoba jalan lain menuju kelas, tapi ternyata saya tiba disana tepat 45 menit kemudian. Unpredictable, jalanan sungguh lenggang. Tiba-tiba saja saya teringat buku paket PKn yang tertinggal di kost-an jadi saya pun terus mengendarai motor menuju jalan setiabudhi, dan jeng jeng jeng
...macet banget sodara-sodara. Kali ini jakartaners-nya berasal dari partai banteng dengan warna merah di mana mana. Akhirnya hampir setengah jam lebih saya habiskan di jalanan dan ketika mencapai 2/3 perjalanan, saya memutuskan untuk balik arah karena takut terlambat masuk kelas. oo-kay, silly emang.
Setelah menunggu kurang lebih sepuluh menit, akhirnya guru kami pun tiba di kelas dan mulailah kami belajar hangeul dari huruf vocal.
Sejarah singkat mengenai awal mula adanya huruf hangeul itu ternyata cukup mengagetkan saya. Internet cukup memberikan saya sedikit spoiler mengenai hal itu , tapi ternyata belum cukup. Hangeul adalah hasil riset dari Raja Soejong (ga tau gimana nulis hangeul nya) terhadap huruf China yang sedemikian rumit. Hangeul itu ada filosofinya kawan! yaitu matahari, manusia dan bumi. Itu pula lah yang menyebabkan adanya huruf vocal terang dan gelap. Nanti saya jelaskan lebih jauh. Sekarang saya ingin menyebutkan huruf vocal apa saja yang baru saya pelajari di kelas
아 = a
야 = ya
어 = eo , seperti saat kamu mengucapkan kata : oh! dengan cepat, bukan oooh yang panjang
여 = yeo
오 = o (with rounding full mouth ) yang ini mulut kamu lebih melingkar, contoh pas kamu nyebut sobek
요 = yo
우 = u
유 = yu
으 = eu
이 = i
FYI, buletan disetiap huruf vocal namanya iung (ㅇ). Dia tidak memiliki bunyi ketika bersanding dengan huruf vocal, justru dia lah yang membuat huruf vocal itu memiliki bunyi. Tapi diluar itu, dia juga bisa berbunyi 'ng' apabila ditempatkan diposisi ke dua atau ke tiga.
contoh :
이 민 호 dibaca lee min ho , bukan ngee min ho karena ㅇ hanya membantu huruf vocal ㅣ
이승기 dibaca lee seung gi, bukan ngee seung gi karena penempatan posisi yang sudah saya singgung tadi.
Untuk latihan di rumah, songseng-nim memberi tugas kepada kami untuk menuliskan semua huruf di atas di selembar Hvs A4.
Nah, sekarang tinggal banyak berlatih menuliskannya supaya bisa hapal semua.
FYI lagi, cara penulisan di komputer sama tulis tangan itu berbeda.
cara penulisan tangan bukan komputer. lingkaran berada tepat ditengah-tengah garis. tidak sejajar seperti yang dihasilkan komputer.
Seperti huruf kanji yang memiliki urutan menulis, hangeul juga memiliki urutan tersendiri, lihat contoh gambar dibawah ini :
menulis dari kiri ke kanan untuk huruf ㅇ
menulis diawali dari garis yang paling kiri
Mungkin ini terlihat sepele, tapi kita harus menghormati aturan yang sudah ada. Kesalahan urutan dalam menulis akan sangat terlihat jika kita memakai kuas.
Nah cukup sekian rekap-an kelas korea di homey pada pertemuan pertama kemarin, semoga bermanfaat
안 녕 ^^


No comments:
Post a Comment