Tentunya bagi sebagian anak muda yang
semangatnya terus berkobar-kobar, hambatan yang datang dari luar maupun dari
diri sendiri ketika sedang dalam proses perubahan meraih kesuksesan adalah
suatu masalah yang sangat serius. Mengapa? Karena bisa saja anak-anak muda
berprestasi ini berhenti untuk berkarya. belum-belum sudah pensiun dari jabatannya untuk menjadi the agent of change simpelnya adalah untuk menjadi manusia
berguna.
Beberapa hari yang lalu saya membuka-buka
kembali majalah lama di rumah – yang kebetulan tidak ada edisi terbaru karena
saya hanya punya 3 majalah remaja (itupun beli bekas) – dan menemukan sebuah
artikel mengenai personality feature.
Kalimat pembukanya begini :
Passion
makes the world go round. It’s one of the greatest thing that keep us feel
alive and can bring us success. Maka itu perlu dijaga
dan dikejar terus. Jangan sampai passion kamu akan suatu hal, hilang gara-gara
hal berikut ini...
Majalah gogirl
ini emang udah cukup lama, terbit bulan Oktober 2009, tapi intisari
dari artikel ini mendorong saya untuk menyebarkannya melalui blog sederhana ini.
Berikut ini adalah hasil memparafrase-kan tulisan dari majalah tersebut :
Berikut ini adalah hasil memparafrase-kan tulisan dari majalah tersebut :
1. No motivation
Sesuai dengan judulnya,
ketika jiwa kita kering dari motivasi, pertama kita akan kehilangan semangat
untuk meraih tujuan yang sudah kita tulis. Atau lebih parahnya lagi kita bisa
kehilangan tujuan samasekali. Bahaya banget kan? Disaat dimalam hari
orang-orang sedang berusaha keras mencari sumber sana sini, ngetik ini itu, eh
kamu malah bengong. Ga tau mau ngapain. Wiiiih, cepet-cepet deh cari tuh
inspirasi atau motivasi. Bisa dengan buka kembali sejarah hidup idola kamu
(Hellen Keller misalnya) bandingkan dengan keadaanmu sekarang. Apakah kamu
cukup pantas untuk bersanding dengan mereka?
2. Lack of Support
Mungkin ini lebih ke masalah
eksternal kali ya. Tapi bukan berarti kamu berhenti berbuat sesuatu. No! You
must keep doing whatever to reach your dream! Ya ya, kamu pasti udah sering
mendengar nasihat ini, namun seberapa seringnya kamu mendengar, ga ada
apa-apanya kalau kamu tetep diem aja.
3. Fear
Ketakutan adalah musuh
terbesar dalam proses perubahan atau pencapaian kamu. Hilangkan itu, please! Ga bisa ditawar-tawar lagi,
ketakutan ini biasanya merugikan. Masa sih mau aja berlama-lama berdekatan
dengan sesuatu yang merugikan kamu
4. I’ve done my best syndrome
Bahaya nomor 4. Ketika kamu
terlalu cepat merasa ‘cukup’ dengan usaha kamu atau ketika kamu gagal dan tidak
mencari cara lain untuk memperbaiki kegagalan itu.
5. Comfort
Ah, pasti kamu udah bosen
sama advice satu ini : thinking out of the box. Atau go outside of your comfort zone. Saya mengalami ini sendiri. Ketika
saya keluar dari sifat saya yang merugikan (contoh : pemalu yang kelewatan) Saya berhasil menemukan banyak hal yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan. Perasaan menaklukan diri sendiri itu bikin bangga haha.
Nah menurut saya, postingan kali ini sangat pas untuk kondisi para pencari ilmu (baca : anak kuliahan/sekolah) yang lagi ngerasa capek banget sama semua tugas. Jujur, masalah utama yang paling sering saya hadapi bukan terletak pada jenis tugasnya, tapi komitmen saya untuk segera menyelesaikannya. Gangguan dari sana sini sangat banyak, terkadang bisa menghilangkan mood untuk menyentuh tugas-tugas. Itu kabar buruknya. Tapi kabar baiknya adalah saya sedikit demi sedikit menemukan 'pencerahan' untuk masalah mandeknya usaha saat ngerjain tugas.
Ternyata kondisi tubuh yang sehat serta pikiran yang jernih lah yang bisa membuat kita serius menyelesaikan sesuatu hal. Contohnya tadi pagi. Mendadak kecepatan nulis saya bisa menyaingi kecepatan cahaya *eh. Walaupun belum selesai, tapi setidaknya saya sudah memulai untuk menyelesaikan tugas. Terasa sekali perbedaannya. Pikiran jadi sedikit ringan, jadinya saya bisa nulis di blog ini deh hehehe
Nah menurut saya, postingan kali ini sangat pas untuk kondisi para pencari ilmu (baca : anak kuliahan/sekolah) yang lagi ngerasa capek banget sama semua tugas. Jujur, masalah utama yang paling sering saya hadapi bukan terletak pada jenis tugasnya, tapi komitmen saya untuk segera menyelesaikannya. Gangguan dari sana sini sangat banyak, terkadang bisa menghilangkan mood untuk menyentuh tugas-tugas. Itu kabar buruknya. Tapi kabar baiknya adalah saya sedikit demi sedikit menemukan 'pencerahan' untuk masalah mandeknya usaha saat ngerjain tugas.
Ternyata kondisi tubuh yang sehat serta pikiran yang jernih lah yang bisa membuat kita serius menyelesaikan sesuatu hal. Contohnya tadi pagi. Mendadak kecepatan nulis saya bisa menyaingi kecepatan cahaya *eh. Walaupun belum selesai, tapi setidaknya saya sudah memulai untuk menyelesaikan tugas. Terasa sekali perbedaannya. Pikiran jadi sedikit ringan, jadinya saya bisa nulis di blog ini deh hehehe
Oke sebelum kelupaan, di majalah Gogirl itu disebutkan bahwa ada dua hal yang penting di
dalam mengikuti passion :
-
Stay Focus
Karena kita masih muda, wajar kalau belum mantap banget
sama sebuah cita-cita dan kadang berubah karena beberapa distraction. Tapi usahakan untuk selalu mengingat keinginan
terbesar kamu dimasa depan.
-
Don’t be too hard on yourself
hal ini maksudnya adalah, ketika
kita sudah berada dalam puncak sebuah usaha, ingatlah
bahwa hasil yang akan kita dapat belum tentu sesuai dengan harapan kita. Harapan
terbesar pastinya kita berhasil dalam pencapaian itu, tapi ketika kita
dihadapkan pada sebuah kegagalan, kita harus sanggup mempertahankan semangat
kita untuk terus berjuang tapi jangan terlalu memaksakan. Itu intinya.
Tubuh kamu juga punya hak untuk beristirahat kan?
Oke mungkin segitu aja yang bisa saya share kali ini. mudah-mudahan bermanfaat
ya J
Beware of the passion killer guys, now!
No comments:
Post a Comment